“Begibung” Rahasia Makan yang Mempererat Silaturahmi

intro

“Del…! Syarif..! Ayo Makan Dulu…..!” Teriak Yuli Sahabatku

“Ya Bentar Lagi.., Tanggung nih!” jawabku

Sinar matahari siang itu memang sangat terik, maklum lokasinya di tengah Sawah.

Kegiatan praktek budidaya pertanian yang kami lakukan ini sebenarnya baru berjalan beberapa jam saja, tapi butiran keringat yang bercucuran di keningku itu ukurannya sudah hampir sebesar butiran jangung saja #lebay.

Capek sih sebenarnya…

tapi rasa gengsiku masih lebih besar.

“Anak pertanian kok loyo, apa kata dunia….?”

Karena gengsi itulah kupaksa diriku untuk terus mencangkul.

 

Syarif yang mencangkul di depanku pun Kelihatannya sudah sampai pada batasnya.

“Del… sepertinya memang sudah waktunya istirahat nih, Badan udah nggk bisaa diajak kompromi” ujarnya sambil menyeringai.

Hehehe… ini kalimat yang kutunggu-tunggu dari tadi, *good job Syarif 😀

Aku langsung mengangguk setuju, kami berdua pun bergegas ke bilik bambu tempat yuli menyiapkan makan siang.

#Nyaamm….

~~~~*~~~~

Tak perlu menunggu lama,

Perut kami yang tadinya bernyanyi sambil meronta meminta untuk di isi kini sudah sedikit lebih jinak, maklum beberapa suap nasi dan tempe sudah meluncur ke dalam perut

#Nyaamm….

Menyantap makanan ditengah sawah setelah bercocok tanam itu memang Maknyossss…. Sobat! Bahkan Saking enaknya sampai nggak aku gambarkan.

“Benar-benar menjadi momen yang nggak terlupakan”

Masa sih…?

Sobat nggak percaya..? Cobain makanya…..

Udah, tapi biasa aja. Nggak seenak yang diceritakan.

Nah itu dia sob, sebenarnya ada satu tips rahasia yang kami lakukan saat itu.

Apa…?

Ssst.. tapi ini rahasia ya..?

Iya..

Rahasianya adalah “Begibung”

“Begibung…?”

Yups…

Jadi saat itu yang membuat kegiatan makan menjadi lebih seru,nikmat dan mengasyikkan bukanlah karena rasa lapar atau lauknya (maaf ya Yuli.. 🙂  ) melainkan cara kami menyantapnya secara “Begibung” itu.

 

wow big

Begibung itu sendiri dalam bahasa Sasak Lombok berarti “makan bersama-sama dalam satu wadah”

Wadahnya itu nggak mesti piring ya Sob,

Bisa menggunakan nampan, bakul atau bahkan daun pisang. Bebas deh pokoknya 😀

Menyantap makanan dengan Begibung membuat “batasan” diantara kami menghilang.

Batasan..? batasan apa…?

Ekhem…, Batasan yang dimaksud disini itu yang positif ya 😀

Jadi diatas daun pisang itu kami bisa saling berbagi lauk, nasi atau krupuk dengan bebas tanpa takut ada yang dirugikan.

Ooo……

Kegiatan “Begibung” ini telah menjadi budaya dikalangan masyarakat Lombok sejak lama Loh, karenanya Sobat jangan heran ya ketika nanti misalnya tengah berjalan melewati suatu tempat dan melihat pemilik rumah yang tengah makan mengajak Sobat untuk ikut bergabung.

😀 😀

Oh iya satu lagi,

ketika di undang pada acara-acara adat (walaupun sudah agak jarang) kadang ada juga loh yang acara santapnya masih menggunakan cara “Begibung”, jadi Sobat harap maklum ya.

memangnya apa sih manfaat “Begibung…?”

Wah banyak banget sob nih beberapa diantaranya :

 Menambah Keakraban

Ketika menyantap makanan bersama banyak cerita dan momen yang terjadi, nah disaat inilah keakraban akan semakin terjalin.

tertawa aplod

Melatih Tenggang Rasa

Karena yang menyantap lebih dari satu, Ada kalanya lauk yang tersedia tidak cukup. Tanpa diberi perintah biasanya yang memiliki lauk akan membagi-bagikannya jatahnya kepada yang lain.

Melatih kecepatan

Hmm… ini sebenarnya bukan bagian dari manfaat tapi mungkin lebih tepat kalau dimasukkan dalam kategori “keasyikan Begibung” 😀

Loh Kenapa…?

Karena ada waktu saat lauk yang tersedia bermacam-macam dan “terbatas jumlahnya”, pada saat inilah kecepatan tangan Sobat akan dilatih.

“Semakin cepat, maka Semakin Enak lauk yang Sobat bisa dapatkan” 😀 😀

Wohohoho…

Sejalan dengan beriringnya waktu,

Bagi aku dan teman-teman definisi “Begibung” sudah agak bergeser.

Maksudnya..?

Jadi istilah begibung itu tidak hanya berlaku pada saat makan saja, tapi bisa juga diterapkan pada kegiatan lain, gotong Royong adalah salah satunya.

Jadi misalkan ada kegiatan kerja bakti untuk membersihkan Selokan air yang mampet, maka kalimat yang biasa kami gunakan itu adalah

“Ayo kita Begibung bersihkan Selokan! Biar cepat Bersih..!”

Nah bagi aku yang pernah tinggal di pondok istilah Begibung pun juga sering kuterapkan pada hal lain.

Apa itu…?

Begibung Saat Membaca Buku 🙂 🙂

Hah…?

Itu beneran loh Sob!

Sebagaimana yang Sobat Tau, Sebagian besar Anak pondok itu kan berasal dari daerah yang jauh dan terpisah dengan orang tua, karena itu ketika mendapat kiriman buku Novel atau Komik terbitan Gramedia, hal itu menjadi hiburan yang paling menyenangkan.

begibung baca aplod

Kami nggak mau ketinggalan momen mengasyikkan itu.

jadi ketika Novel atau Komik telah dibaca oleh pemilik aslinya, maka bacaan itu pun akan kami “Gibung” beramai-ramai.

Umumnya 3 sampai 4 orang sih, tapi menurut pengalaman jumlah pembacanya ini bisa meningkat, tergantung kepopuleran bacaannya (pernah loh satu komik kubaca berdelapan 😀 😀 )

Kegiatan “Begibung” ini sangat mengasyikkan loh Sob, makanya “Recommended” banget untuk dicoba, Apalagi jika Sobat adalah anak kos yang jauh dari rumah (percaya deh ikatan persahabatanmu dengan teman yang lain akan semakin erat, Trust Me!)

Yuk.. segera Cobain Sob!

Mengerjakan hal-hal Positif bersama-sama itu Menyenangkan banget Loh.

Iklan

Mia Tidak Mau Operasi

Aku tau biaya untuk operasi itu tidaklah murah.

Entah bagaimana cara Ayah dan Maia mendapatkan dana untuk operasi itu, aku tidak berani memikirkannya.

aku tidak akan memilih jalan itu, sudah cukup aku merepotkan mereka berdua.

 

Selain itu, Aku bukanlah orang akan meninggalkan pekerjaan yang telah aku mulai, apalagi minggu depan adalah penampilan perdana Teater.

“fokusku tidak boleh teralihkan!”

“sudah kuputuskan, Aku lebih memilih kelanjutan Teaterku daripada operasi”

 

Keputusan telah dibuat…..

Aku menangis dibawah cahaya bulan sambil menciumi Gelang Harapan pemberian ibu.

“tolong Yakinkan aku Bu kalau pilihanku sudah tepat”

Ucapku sambil terisak…..

 

“Wisssh………”

Sebuah cahaya terang tiba-tiba memancar ke wajahku. Datangnya dari luar jendela.

Kusipitkan mataku, mencoba untuk melihat keluar….

“Astaga…!”

Aku Terkejut bukan main.

Sesosok mahluk berdiri di depanku. Melayang bebas….. tanpa sayap

MIA-and-Ikhtaqh

Ingin kuberteriak, namun Entah mengapa suaraku tak bisa keluar.

Ayah dan Maia yang berada disampingku pun Nampak tidak terusik dengan cahaya dan keberadaan sosok itu.

Mereka tertidur pulas

 

“Mia… Sudah saatnya kamu pulang…” ujar sosok itu

Aku terkejut, mengapa ia tau namaku

“Siapa kamu!?”

Sosok itu tersenyum

“Aku Ikhtaqh, Saudaramu dari planet ‘taqhtaqhi’

“What….?! Apa maksudmu?”

“kamu Alien….?!”

Sosok itu mengangguk

“Ha.. ha… lucu”

Seandainya kondisiku fit, mungkin aku bisa tertawa lebih keras. Aku benar-benar tak percaya dengan sosok di depanku ini.

Sosok yang mengaku bernama Ikhtaqh itu tetap tersenyum, tangannya kini terangkat dan mengarah kepadaku, dalam sekejap pandanganku mendadak kabur…..

Semua terlihat berwarna biru sekarang

Perlahan aku bisa melihat satu sosok lain. Ah tampaknya seorang wanita….

“tunggu…. Sepertinya aku mengenalnya!”

“Oh tidak…. Itu ibuku….!”

“Ya benar, Dia adalah ibumu”

Suara Ikhtaqh yang misterius kembali terdengar.

“apa yang ada dalam pikiranmu sekarang ini adalah gambaran memori ibumu di masa lalu, teruslah lihat dan kamu akan mengerti dengan apa yang telah terjadi”

Aku tertegun….

Takjub……

Sekaligus tak percaya…….

 

……………………………………~*~……………………………………

Keesokan harinya

Ayah, Maia dan Dokter menatapku dengan heran.

Aku yang sebelumnya terbaring lemah kini tampak segar bugar. Hebatnya lagi setelah dilakukan pemeriksaan tak ada satupun sel-sel kanker yang ditemukan dalam tubuhku.

Ajaib…..

Aku pun diperbolehkan pulang

……………………………………~*~……………………………………

Teater “Aku dan Harapanku” menjadi trending topik di berbagai media Sosial. Bahkan web keren seperti Uplek.com tak henti-hentinya mengangkat cerita Teater itu sebagai headline.

-Sukses Besar! Cerita Teater Musikal “Aku dan Harapanku”

akan di adaptasi menjadi film berjudul “I am HOPE The Movie”-

itu yang tertulis di uplek.com

banjir pujian pun datang dari para kritikus, karenanya tak heran jika sebagian besar sangat merekomendasikan menonton teater “Aku dan Harapanku”

wow… itu semua diluar bayanganku.

……………………………………~*~……………………………………

Ayah dan Maia tampak sibuk,

Mereka berdua kelihatan bersemangat mem-packing “Gelang Harapan”.

Aksesoris yang tadinya hanya berfungsi sebagai pelengkap itu ternyata berhasil menjelma menjadi icon perjuangan melawan kanker sebagaimana yang dipesankan dalam pertunjukan.

Kupandangi mereka dari belakang.

“Aku senang bisa melihat senyum dan tawa mereka untuk terakhir kalinya”

 

Perlahan ku tutup dan ku kunci pintu kamar. Jendela ku biarkan terbuka.

Sebentar lagi saudaraku Ikhtaqh akan datang menjemputku.

Waktu delapan hari penangguhan yang diberikan kepadaku akan berakhir malam ini.

“Aku sudah siap”

 

“Wissh……!”

Seberkas cahaya masuk ke dalam kamarku.

“aku bisa melihatnya”

Ikhtaqh berdiri dengan gagah di depan benda berbentuk piring besar.

“Ayo Berangkat Saudariku, waktunya sudah tiba”

Aku mengangguk,

Tanpa pikir panjang segera aku melompat masuk ke dalam benda itu.

“Selamat tinggal Ayah…..”

“Selamat tinggal Maia…..”

“Wissh……!”

MIA-n-wish

end

cerita dan ending ini murni karangan Ane sendiri 😀 Karena itu mungkin beda dengan Ending  aslinya. Makanya yuk mulai tanggal 18 februari  kita ke bioskop tuk nonton the real  “I am HOPE The Movie” yang pastinya lebih keren. 😀

`~#~`———————————————–`~#~`

“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016”

Dapatkan@GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah.

Yuk follow

Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie

Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie

Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia

—–~* #GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE *~—–

   —–~* #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope *~—–

Nih Sob teaser resmi #IAmHopeTheMovie

Dan ini soundtracknya yang dibawakan oleh RAN

Mia Mau Melakukan Operasi

Ruangan ini tampak berbeda dengan yang biasanya kutempati.

Mungkin perasaanku saja, tapi ruangan ini memang sedikit lebih dingin.

Oh… ternyata aku tak sendirian di kamar ini. di ranjang sebelahku ternyata berisi seorang wanita.

Aku memandangnya dengan takjub…..

“Wanita itu asyik membaca buku, tak ada sehelai rambut pun yang menutupi kepalanya”

“Sama sepertiku”

Medina, itu namanya.

MIA-and-Medina

…………………………

Medina ternyata seorang blogger dan penulis yang handal.

Penyakit Kanker tidak menghalanginya menghasilkan karya-karya bermutu. Novel karyanya bahkan mendapat predikat Best Seller.

Aku kagum padanya

…………………………

 

“Harapan itu akan selalu ada untuk orang yang mencarinya”

Itu yang di pesankan Medina kepadaku sebelum ia memasuki ruang Operasi.

Sebuah kalimat membuatku semakin yakin dengan jalan yang aku pilih.

“Aku yakin dengan Operasi ini”

……………………………………~*~……………………………………

5 bulan telah berlalu….

Pementasan teater “Aku dan Harapanku” Sukses besar!

bahkan tak hanya itu hampir semua yang terlibat di dalamnya pun kini sering muncul layar di televise, Sampai-sampai Gelang Harapan yang tadinya hanya berfungsi sebagai property pendukung BOOMING menjadi lambang para Warrior HOPE.

Diantaranya semuanya David mungkin adalah yang paling bersinar, berkat aktingnya yang total ia pun berhasil terpilih memerankan “Fahri Albar” dalam film I am HOPE The Movie” yang merupakan adaptasi dari teater “Aku dan Harapanku”

Berbagai media terkenal seperti Uplek.com bahkan menjadikan pementasan Teater “Aku dan Harapanku” sebagai headline berita selama beberapa minggu.

“Wow……!”

 

Berkat kesuksesan Teater dan adaptasi filmnya, berbagai penghargaan pun kini telah berada di kantor “Alkimia Production” perusahaan yang menjadi partner pertunjukan teater dan film “Aku dan Harapanku”

Oh iya….., hari ini pun ada acara pemberian penghargaan ke lima pada Teater dan film adaptasi “Aku dan Harapanku”. tempatnya di salah satu hotel ternama di Jakarta.

Dan kabar gembiranya adalah………

“kali ini aku bisa hadir! Horeee……!”

setelah melihat kondisiku yang semakin baik, dokter akhirnya memperbolehkanku untuk melakukan aktifitas di luar ruangan.

“Senangnya hatiku”

MIA-tamat-end

Ayah Sang penjagaku, Maia si gadis bernuansa pelangi dan tentu saja David si cowok anti mainstream menemaniku ke acara penghargaan itu.

Terimakasih…. Semuanya, akhirnya kesabaran kalian menjagaku membuahkan hasil.

“Terimakasih……”

End

cerita dan ending ini murni karangan Ane sendiri 😀 Karena itu mungkin beda dengan Ending  aslinya. Makanya yuk mulai tanggal 18 februari  kita ke bioskop tuk nonton the real  “I am HOPE The Movie” yang pastinya lebih keren. 😀

`~#~`———————————————–`~#~`

“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016”

Dapatkan@GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah.

Yuk follow

Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie

Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie

Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia

—–~* #GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE *~—–

   —–~* #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope *~—–

Nih Sob teaser resmi #IAmHopeTheMovie

Dan ini soundtracknya yang dibawakan oleh RAN

Mia Menceritakan kepada Keluarga tentang Penyakitnya

 

Ruang keluarga tiba-tiba   hening setelah aku menjelaskan keadaanku saat ini.

Aku bisa melihat rona terkejut di wajah Ayah dan Maia.

Tatapan mata mereka kosong…

 

Aku yakin, saat ini Ingatan masa lalu tentang Ibu pasti sedang terlintas dalam benak mereka.

“maafkan aku Ayah…..”

“maafkan aku Maia….”

“Aku merenggut kembali senyum kalian…..”

aku menangis

 

tiba – tiba Kurasakan sebuah sentuhan hangat di pundakku.

Maia Saudariku menatapku dengan hangat,

“Tidak apa Mia…., Kali ini Ayo kita pastikan kita menang melawan penyakit itu”

Ujarnya mantap.

Ayah memang tampak masih terkejut, tapi dari  sorot matanya Aku tau kalau ia setuju dengan apa yang dikatakan Maia.

MIA-and-maia-menguatkan

Secercah harapan mulai tumbuh dalam diriku.

Aku beruntung Ayah dan Maia Saudariku berhasil menyadarkan dan mengangkatku.

Pelan tapi pasti….

Maia mampu menuntun dan membawaku dalam jalan yang benar. Aku mulai bisa menerima Ujian yang tengah diberikan Tuhan.

“Aku Masih Optimis….”

……………………………………………………………………

Waktu terus berlalu,

Tabunganku semakin berkurang seiring dengan semakin seringnya aku melakukan terapi penyembuhan.

“Impian untuk mengadakan pertunjukan Teater rasanya semakin jauh saja”

Aku galau….

 

Saat itulah Maia, Sosok Saudari sekaligus Sahabat tampil.

Segala macam cara dilakukannya untuk menyadarkan dan mengarahkanku kembali.

Jika ucapan saja tidak cukup, maka tamparan pun akan Ia berikan untukku. Benar saja, cara itu terbukti berhasil membangunkanku sekali lagi.

terimakasih Maia…..

disaat hujan dan badai gelisah menghantamku, kamu selalu hadir untuk mengahapusnya selayaknya pelangi.

Terimakasih….

Maia-pelangi

……………………………………~*~……………………………………

Babak baru dalam hidupku pun dimulai.

Ucapan Maia telah membuka pikiranku.

“Tak perlu memaksakan diri untuk menabung jika memang sulit, Cari saja Produser yang tertarik dan mau membiayai Teater musikal itu

Aku rasa Itu adalah solusi terbaik untuk saat ini.

 

Berbagai tempat pun kemudian aku datangi.

Tidak mudah memang, tapi aku harus tetap berusaha, Aku tidak mau penyakit ini mengalahkanku.

“Aku harus optimis bisa membuat sebuah karya selama aku hidup.”

 

Pencarian itu mempertemukanku dengan David.

Seorang pemain teater yang punya sifat dan pandangan hidup yang simpel.

“Easy going” mungkin itu istilah kerennya saat ini.

MIA-n-David

Bersama dengannya hari-hari yang kujalani menjadi lebih menarik, semangat untuk hidup dan mewujudkan mimpiku pun semakin meningkat.

Berkatnya pula aku akhirnya berhasil menemukan Produser.

“Aku dan Harapanku”

Itulah judul Teater yang akan kupentaskan.

……………………………………~*~……………………………………

 

Waktu terus bergulir.

Semakin hari, penyakit kanker itu semakin menggerogoti tubuhku. Tapi aku tidak mau menyerah.

Kemoterapi pun berani aku lakukan untuk penyembuhan.

Sebagai gantinya, rambutku yang dulunya panjang kini telah habis tanpa sisa.

“Tak apa”

Karena prioritasku saat ini hanya kesembuhan.

……………………………………~*~……………………………………

 

Hari pementasan semakin dekat, karena itu latihan pun semakin intens.

Aku yang masih belum dalam kondisi prima terus memaksakan diri. Mempersiapkan teater bagiku lebih baik daripada hanya berbaring di dalam rumah sakit tanpa melakukan apa-apa.

Ayah yang semula menentangku pun akhirnya luluh, Ia mempercayakan seluruhnya kepadaku.

“Oke, silahkan lakukan apa yang kamu mau…., Ayah akan mendukungmu”

Begitu ucapnya.

 

Namun…

Sekali lagi tubuhku tidak bisa diajak kompromi, Aku terjatuh tak sadarkan diri saat mengawasi latihan akhir.

“Blaaam……!”

Pandanganku seketika gelap

……………………………………~*~……………………………………

Sekarang aku sudah berada di Rumah Sakit lagi.

Apa yang diceritakan Maia tadi membuatku Gelisah.

“Loe harus segera Operasi pengangkatan kanker Mia, Minggu depan.”

“t…tapi itu kan hari pementasan teater..?!” tolakku

“Nggak ada alasan Lagi. Titik!” bentaknya.

 

Memang aku adalah orang yang percaya dengan mimpi dan harapan, namun pasti ada suatu saat dimana kita berada pada titik jenuh

“Aku benar-benar lelah dengan semua ini..”

“Aku lelah melihat perjuangan Ayah dan Maia”

Itu yang selalu kurenungkan setiap saat.

“Oke… sekarang Aku sudah memutuskannya!”

 

Apa yang di putuskan Mia?

*Klik disini jika ia tidak mau melakukan Operasi.

*Klik disini jika ia Setuju Melakukan Operasi

`~#~`———————————————–`~#~`

“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016”

Dapatkan@GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah.

Yuk follow

Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie

Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie

Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia

—–~* #GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE *~—–

   —–~* #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope *~—–

 

Nih Sob teaser resmi #IAmHopeTheMovie

Dan ini soundtracknya yang dibawakan oleh RAN

Mia Merahasiakan Penyakitnya

“Aku ingin Membuat Pertunjukan Teater yang Anti mainstream!” jawabku mantap.

Ayah dan Maia tampak tertegun.

“wow… pasti keren banget” sambut Maia. “pasti bakalan sukses tuh…”

“nah.., Ideku keren kan Mai….?”

Maia mengangguk setuju.

“apalagi kalo pemeran utama ceweknya Gue” sambungnya

Suara Tawa pun seketika pecah di ruangan itu. malam ini benar-benar berarti buatku.

MIA-happy

“Selama aku hidup, aku akan terus menjaga tawa mereka….”

Itu tekadku.

 

……………….~*~……………….

Beberapa bulan setelah ulang tahun ke 23….

Aku memandangi buku tabungan yang ada di atas meja.

Di dalamnya tertulis 9 digit angka,

“Semua jerih payahku terkumpul di dalam sini”

“Aku rasa ini cukup”

Kuletakkan kembali di atas meja.

Sepucuk surat beramplop pink juga telah tergeletak rapi disamping buku tabungan itu.

“Untuk Ayah dan Maia”

Itu yang tertulis di atasnya.

 

……………….~*~……………….

1 tahun kemudian……

Teater “Aku dan Harapanku” menjadi trending topik di berbagai media Sosial. Bahkan web keren seperti Uplek.com tak henti-hentinya mengangkat cerita Teater itu sebagai headline. Gelang Harapan yang semula hanya dikenakan MIia kini telah menjelma sebagai simbol pejuang harapan.

-Sukses Besar! Cerita Teater Musikal “Aku dan Harapanku”

akan di adaptasi menjadi film berjudul “I am HOPE The Movie”-

itu yang tertulis di uplek.com

banjir pujian pun datang dari para kritikus dan penikmat film. Karenanya tak heran jika predikat “Cerita Teater terbaik, Teater Motivasi terbaik bahkan Pertunjukan Teater Musikal terbaik” akhirnya diterima oleh Teater “Aku dan Harapanku”.

Standing applause selalu ada untuk pertunjukan ini.

Hebat….

……………….~*~……………….

Ayah dan Maia menatap Mia dengan bangga.

“Kamu berhasil Nak……, Semua orang kini telah mengakui karyamu”

ujar Ayah.

Maia menangis, ia memeluk erat Mia.

“Sekarang Loe lega kan…? Seluruh Indonesia, ah… bahkan seluruh dunia sekarang terinspirasi dengan kisah yang Loe tulis”

“Loe berhasil memberikan harapan kepada dunia…..”

Sambil memeluk Mia, Tangis Maia pun kembali membasahi nisan Saudari tercintanya itu.

MIA-RIP

end

cerita dan ending ini murni karangan Ane sendiri 😀 Karena itu mungkin beda dengan Ending  aslinya. Makanya yuk mulai tanggal 18 februari  kita ke bioskop tuk nonton the real  “I am HOPE The Movie” yang pastinya lebih keren. 😀

`~#~`———————————————–`~#~`

“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016”

Dapatkan@GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah.

Yuk follow

Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie

Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie

Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia

—–~* #GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE *~—–

   —–~* #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope *~—–

 

 

Nih Sob teaser resmi #IAmHopeTheMovie

Dan ini soundtracknya yang dibawakan oleh RAN

Mia Tidak mau Memberitahu Keluarga

Hari – hari pun berjalan seperti seharusnya. Aku menjalaninya sebagaimana biasa, semuanya tetap sama.

Ah ternyata tidak…..,

Walaupun sampai saat ini aku masih bisa menutupi fakta dari Ayah dan Maia.

Walaupun sampai saat ini aku masih bersikeras mencoba untuk tegar menghadapi kenyataan.

Tetap saja aku tidak bisa membohongi tubuhku……

“kepalaku sering pusing akhir – akhir ini”

MIA-n-dokter2

Ingatanku kembali ke beberapa hari yang lalu, saat aku mendatangi rumah sakit.

Dokter mengatakan kepadaku kalau penyakit yang kuderita sudah cukup parah, aku diminta untuk berfokus terhadap pengobatan.

“Oke dok, Aku akan berobat”

“Tapi apakah aku bisa cepat sembuh…? Karena aku punya proyek teater yang harus segera diselesaikan”

Dokter itu terdiam menatapku

“Kemungkinan itu selalu ada….”    

 

Jawaban itu belum bisa membuatku tenang, jawaban itu seperti mengisyaratkan kalau hanya ada 50% kemungkinanku untuk dapat melanjutkan hidup seperti sediakala.

Semakin mantap tekadku untuk merahasiakan penyakit ini dari orang – orang dekatku, Ayah dan Saudariku Maia.

Sudah cukup mereka bersedih karena Ibu,

Aku tidak mau lagi merampas hari-hari mereka yang penuh warna karenaku.

“Cukup Aku saja yang tau”

Aku masih percaya pada perkataan Ibu,

“Selama ada keberanian, di situ ada harapan”

Itu yang disampaikannya saat memberikanku gelang Harapan ini.

“Aku Bisa…..!”

Karena pikiranku melayang entah kemana, ketika aku tersadar ternyata sudah berada di depan rumah.

“Tapi…. Kenapa rumah gelap seperti ini….?”

“Kemana Ayah dan Maia…..?”

 

aku bergegas masuk ke dalam rumah, kucari sakelar lampu dan langsung kutekan….

“SURPRISE…….!”

Ayah dan Maia muncul sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Di tangan Ayah terlihat kue tart mini dengan lilin bertuliskan angka “23” di atasnya.

Berdua, Ayah dan Maian berputar mengelilingiku sambil tertawa.

MIA-ulangtahun

“Astaga… aku lupa. Hari ini kan ulang tahunku”

“Hei… di hari yang bahagia seperti ini kamu nggak boleh murung dong!”

Teriakan Maia ditelinga menyadarkanku. Aku pun berlari mengejarnya.

Hahaha……

 

Kami bertiga kemudian duduk melingkari meja bundar di ruang Keluarga.

“Ayo Mia, Katakan apa Mimpi yang ingin kamu capai” ujar Ayah membuka percakapan.

Aku terdiam….., pikiranku bergejolak.

“apakah ini saat yang tepat untuk memberitahu mereka keadaanku yang sesungguhnya?”

Aku masih belum bisa mengeluarkan Suara….

 

“Hei… ayo dong, kami pasti akan membantu kamu mewujudkannya” sambung Ayah lagi.

“Iya Mia, Kamu kok tiba-tiba jadi pendiam sih…?!” tambah Maia.

 

Apa yang akan Mia lakukan?

*Klik disini jika ia Masih tetap merahasiakan Penyakitnya.

*Klik disini jika ia Akhirnya Mau Memberitahu Ayah dan Maia

`~#~`———————————————–`~#~`

“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016”

Dapatkan@GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah.

Yuk follow

Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie

Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie

Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia

—–~* #GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE *~—–

   —–~* #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope *~—–

 

Nih Sob teaser resmi #IAmHopeTheMovie

Dan ini soundtracknya yang dibawakan oleh RAN

Inilah 3 Ending I am HOPE Yang Anti mainstream. Mana Favorit Sobat?!

 Di tahun 2016 ini film “I am HOPE The Movie” adalah salah satu yang paling dinantikan.

Masa sih…..

Yups… itu bener Sobat, selain karena ceritanya yang mengisahkan perjuangan penuh inspirasi  Tatjana Safira dalam berperang melawan penyakit untuk mendapatkan mimpi serta harapannya, di Film I am HOPE The Movie ini Sobat akan bisa melihat bagaimana kualiatas akting para aktor senior yang kece badai…..

Wow….

dan hebatnya lagi film yang akan tayang perdana di bulan Februari ini akan mendonasikan 25% keuntungan film untuk para penderita Kanker.

Keren kan….? Udah dapet tontonan keren dapat beramal pula

Jadi… masih ada alasan untuk nggak nonton film ini….? 😀

Eh iya, selain dengan menonton film ini di bioskop, ada satu cara keren lagi untuk beramal loh. Sobat bisa membeli “Gelang Harapan” yang dibuat dari Kain Jumputan Pelangi milik desainer ternama Indonesia yaitu mbak Ghea Panggabean.

Untuk mendapatkan info tentang film I am Hope The Movie Sobat bisa mengeceknya di website keren Uplek.com.

Oke deh Sob,

Setelah tadi Ane jelasin tentang info resmi dari partner-partner film ini. sekarang Ane mau memberikan sedikit gambaran tentang cerita awal hingg ending film keren ini.

Lah.. kan filmnya belum tayang…?

Hohoho… itulah kesaktian Ane, Ane bisa lihat masa depan loh 😀 😀 😀

Bercanda Sob, cerita dan ending ini murni karangan Ane sendiri, tapi Ane kasih 3 pilihan Ending yang Berbeda loh, intinya belum tentu setiap orang yang baca bisa punya ending yang sama dengan Ente karena semua Sobat yang menentukan.

Loh… kok bisa…?

Ntar Sobat bakal tau sendiri kok 😀

eh iya, Ending yang Ane buat mungkin beda dengan aslinya ya Sob, makanya ntar mulai tanggal 18 februari yuk kita ke bioskop untuk nonton “I am HOPE The Movie” yang asli.

Sekarang silahkan baca dan “Klik” pilihan Ente Sendiri

Ini dia ceritanya, Cekibrot :

 

`~#~`———————————————–`~#~`

Intro

MIA-copy

Namaku Mia, tak lama lagi usiaku 23 tahun.

“Aku adalah seorang Pembuat sekaligus Penangkap Mimpi”

Aku punya sebuah mimpi yang ingin ku wujudkan.

“Membuat pertunjukan Teater”

Ya…..

Itulah impian terbesarku.

 

Ayahku ….

adalah seorang Pemusik dan Pencipta lagu.

Tegas namun perasa, itu sifatnya.

 

Ibuku…?

Kebalikan dari ayah yang selalu tampil di depan umum. Ibu adalah seorang yang selalu berada di balik layar Teater.

Ya… Ia adalah seorang penulis dan Sutradara Teater.

Keren, cantik dan Elegan…..

Itu gambaran yang kulihat pada sosok ibu.

MIA-n-Maia

Lahir, tumbuh dan besar dalam keluarga yang memiliki darah seni secara tidak langsung telah membentuk pola pikirku.

Ah….. tidak, bukan hanya itu….

Setelah aku renungkan lagi, ternyata mimpi – mimpiku pun terinspirasi dari kehidupan mereka berdua.

“Aku juga ingin menghasilkan sebuah karya Seni”

“Sebuah cerita yang dipenuhi musik, yang mampu menginspirasi untuk mereka yang menontonnya”

Itu yang sering terbayang di benakku selama ini.

Hingga pada akhirnya….

Menciptakan Pertunjukan Teater Musikal yang bisa memberikan pesan Positif menjadi targetku di masa depan.

……………………………………~*~……………………………………

Aku tahu banyak yang harus di persiapkan untuk mewujudkan mimpi besarku itu, karenanya sejak jauh-jauh hari aku mulai menabung.

Yah… mungkin awalnya tidak seberapa, tapi bukankah ada pepatah yang mengatakan

“Sedikit demi sedikit bisa menjadi bukit”

Jadi aku tetap optimis, Suatu saat pasti akan tiba hari dimana aku bisa membayar harga mimpiku itu

“Aku harus tetap optimis!”

 

Tapi…

Manusia hanya bisa berencana, Tuhan lah yang Menentukan.

Semangatku memang terus berkobar, Mimpiku pun besar

namun tidak dengan tubuhku……

MIA-n-dokter

Aku divonis terkena kanker

Penyakit yang dahulu telah merenggut ibuku.

Penyakit yang dahulu telah membawa ayah ke dalam jurang keterpurukan.

Penyakit yang telah menghancurkan perekonomian keluargaku.             

Terkejut, kecewa, marah, kesal dan putus asa….. bercampur menjadi satu.

“Mengapa hal ini terjadi padaku?”

Aku jatuh dalam lubang frustasi.

 

Apa yang akan Mia lakukan?

*Klik disini jika ia tidak Mau Memberitahu keluarga.

*Klik disini jika ia Mau Memberitahu Keluarga

`~#~`———————————————–`~#~`

 

“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016”

Dapatkan@GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di http://bit.ly/iamhoperk Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah.

Yuk follow

Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie

Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie

Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia

—–~* #GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE *~—–

   —–~* #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope *~—–

Nih Sob teaser resmi #IAmHopeTheMovie

Dan ini soundtracknya yang dibawakan oleh RAN